Berita

Presiden terpilih Prabowo Subianto/Net

Politik

Tak Hadir Tasyakuran PKS

Prabowo Punya Cara Sendiri Bertemu Ketum Parpol

MINGGU, 28 APRIL 2024 | 00:18 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Presiden terpilih (2024-2029) Prabowo Subianto tidak mau berada dalam keramaian terlebih dengan para ketua partai politik. Prabowo dinilai lebih senang bertemu secara pribadi dengan para ketum parpol.

Kira-kira itu pandangan Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto saat menilai Prabowo yang tidak hadir dalam tasyakuran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berlangsung di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu (27/4).

"Prabowo punya cara dia tidak mau dalam kerumunan itu ya, kan Prabowo punya cara, itu kan crowed, kerumunan enggak mau dong dia," kata Hari kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (27/4).


Apalagi, lanjut Hari yang datang didominasi oleh partai yang tergabung dalam Koalisi Perubahan pengusung capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

"Ya kan itu kan lebih cenderung koalisi Amin yang muncul kan gitu. Prabowo sebagai presiden terpilih punya cara tersendiri, tidak mau diintervensi. Dia punya pendirian yang kuat terhadap langkah politik yang dia akan bangun ke depan itu aja," jelasnya.

Namun bukan tidak mungkin Prabowo akan bertemu dengan petinggi PKS dalam waktu dekat.

Dalam tasyakuran ini, beberapa tokoh yang hadir antara lain, Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, termasuk kontestan Pilpres 2024, Anies Baswedan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PKS, Aboe Bakar Alhabsyi mengatakan, PKS juga mengundang Ketua Umum Gerindra yang juga presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto serta Gibran Rakabuming Raka.

Namun pasangan yang sudah ditetapkan KPU RI sebagai presiden dan wakil presiden terpilih ini tidak hadir.

"Pak Prabowo sudah menyatakan ada acara keluarga seperti ini di rumahnya. Jadi dia minta izin (tidak hadir)," kata Aboe Bakar.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya