Berita

Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Sahat Martin Philip Sinurat/Istimewa

Politik

Hormati Keputusan MK, GAMKI Ajak Masyarakat Kembali Rukun, Damai, dan Bersatu

JUMAT, 26 APRIL 2024 | 20:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Apapun tanggapan publik soal Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Pemilihan Presiden,  tetap harus diterima oleh semua pihak. Sebab, putusan MK bersifat final dan mengikat.

Ketua Umum Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Sahat Martin Philip Sinurat mengatakan, berbeda pilihan adalah hal yang wajar dalam negara berdemokrasi. Namun setelah keputusan itu sudah final dan mengikat, sudah seharusnya seluruh elemen masyarakat bisa bersatu. Baik itu pendukung paslon 01, 02, maupun 03.

"Berbeda pilihan hal yang wajar, namun setelah pemilu selesai, kita bersatu lagi. Tidak ada lagi kami 01, 02, ataupun 03, yang ada adalah kita bersama-sama untuk negeri yang kita cintai," ucap Sahat dalam keterangannya, Jumat (26/4).


Dirinya berkeyakinan bahwa pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih akan merangkul semua pihak, termasuk pasangan 01 dan 03.

"Kami harapkan dan yakin Bapak Prabowo dan Mas Gibran akan merangkul semua pihak dan dapat mengajak para pemimpin nasional lainnya untuk duduk bersama kembali," imbuhnya.

Menurut Sahat, ke depan banyak tantangan yang perlu dihadapi, yaitu tantangan global dunia.

"Sekali lagi, perbedaan pendapat adalah hal biasa dalam demokrasi. Dan negara kita telah mengatur ruang-ruang yang legal untuk menyampaikan keberatan terkait hasil Pilpres. Sehingga ketika MK telah menetapkan putusan, kita pun harus menerima dan menghormatinya," tutur Sahat.

"Mari kita bangsa Indonesia kembali rukun, damai, dan bersatu. Kita kembali bekerja bersama untuk kemajuan rakyat dan negeri yang kita cintai ini," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi kegiatan Paskah Nasional sekaligus perayaan Dies Natalis ke-62 GAMKI, yang berlangsung di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berlangsung pada 17-23 April 2024.

Dalam sambutannya melalui tayangan video, Wali Kota Solo ini berharap kegiatan Paskah Nasional menjadi momentum penting untuk menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.

Kabupaten Alor yang disebut sebagai pulau yang menyimpan seribu keindahan alam dan budaya yang tak ternilai harus tetap dijaga.

"Apresiasi bagi GAMKI yang menyelenggarakan Paskah Nasional, sejalan dengan tema 'Kebangkitan Yang Memulihkan', menjadi langkah yang penting dengan rasa optimis, produktif untuk selalu menjadi manfaat bagi sesama," ucap Gibran.

Gibran juga meminta kepada GAMKI untuk terus menerus bersama pemerintah dalam memberdayakan pemuda.

"Peran GAMKI harus terus berjalan bagi kebaikan masyarakat dan bangsa," kata Gibran.

GAMKI telah melaksanakan Paskah Nasional dan Dies Natalis ke-62 tahun yang berlangsung di Kabupaten Alor, NTT,  pada 17-23 April 2024. Berbagai kegiatan yang diselenggarakan antara lain bazar UMKM, doa bersama, Pawai, dan Karnaval budaya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya