Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno/Net

Politik

Parpol Menuduh Pemilu Curang Haram Gabung Koalisi Pemerintah

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 09:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai politik yang gagal mengantarkan jagoannya menjadi Presiden dan Wakil Presiden sebaiknya mengambil sikap oposisi atau di luar pemerintahan.

Terlebih partai politik yang telah menuding bahwa Pilpres terjadi banyak kecurangan. Sehingga sangat aneh jika tiba-tiba parpol ini malah merapat ke kubu pemenang.

"Yang menuding Pilpres 2024 curang, haram bergabung dengan Capres-cawapres terpilih. Apa kata dunia?" kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/4).


Parpol pengusung paslon Anies-Muhaimin dan Parpol Ganjar-Mahfud sebelumnya juga mendukung jagoannya itu membawa perselisihan hasil pemilihan umum ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam putusannya, MK menolak seluruh permohonan yang diajukan pasangan kubu 01 dan 03 dalam sengketa Pilpres. Majelis hakim menilai dalil kecurangan yang diajukan kedua paslon ini tidak terbukti.

"Kau menuduh curang, tapi kau mau berkoalisi berharap jatah menteri dari pemenang yang kau tuduh curang," tandas analis politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya