Berita

Tesla/Net

Otomotif

Dongkrak Penjualan, Tesla Percepat Perilisan Mobil Murah

KAMIS, 25 APRIL 2024 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam upayanya menahan kemerosotan margin penjualan, Tesla akhirnya memutuskan untuk mempercepat peluncuran kendaraan listrik yang lebih terjangkau.

Dalam pernyataan terbarunya, produsen kendaraan listrik milik Elon Musk tersebut berencana merilis mobil murah pada akhir tahun ini atau awal tahun depan, jauh lebih cepat dari jadwal yang telah dijanjikan sebelumnya pada akhir tahun 2025.  

“Kami telah memperbarui jajaran kendaraan masa depan kami untuk mempercepat peluncuran model-model baru menjelang dimulainya produksi yang disebutkan sebelumnya pada paruh kedua tahun 2025," kata Musk saat menelepon para analis, seperti dikutip dari Bloomberg, Rabu (24/4).


Jadi kami berharap ini akan lebih seperti awal tahun 2025, atau bahkan akhir tahun ini," ujarnya.

Keputusan untuk mempercepat debut model yang lebih murah disambut baik oleh investor dan membayangi kuartal yang buruk bagi pemimpin pasar kendaraan listrik tersebut.

Musk juga mengamati pesaingnya seperti General Motors dan Ford Motor yang telah mempercepat produksi kendaraan listrik dan mulai me-reboot penawaran kendaraan hybrid gas-listrik mereka.

“Tingkat adopsi kendaraan listrik secara global berada di bawah tekanan dan banyak produsen mobil lainnya yang menarik kembali kendaraan listrik dan beralih ke kendaraan hibrida plug-in. Kami yakin ini bukan strategi yang tepat,” katanya.

Strategi Tesla sendiri telah kacau pada sebagian besar tahun 2024. Mereka menghabiskan setahun terakhir dengan memangkas harga di seluruh jajaran produknya dalam upaya untuk meningkatkan volume penjualan, namun ternyata permintaan kendaraannya melambat.

Satu lagi keputusan Musk yang dianggap menambah kesengsaraan perusahaan adalah keputusannya yang tiba-tiba untuk menggunakan robotaxi khusus yang tidak memiliki persetujuan peraturan dan mungkin kemampuan teknologi yang dimiliki perusahaan.

Investor memperkirakan perusahaan akan fokus pada model baru seharga 25.000 dolar AS tersebut untuk diproduksi sebelum akhir tahun depan.

Belum jelas apakah janji Tesla mengenai “model yang lebih terjangkau” mengacu pada mobil berbiaya rendah yang telah lama dibicarakan, yang kadang-kadang dijuluki Model 2. Banyak investor melihat hal ini sebagai cara untuk membantu membangkitkan antusiasme baru terhadap jajaran produknya dan menarik perhatian pelanggan.

“Saya pikir kami sudah mengatakan semua yang kami inginkan mengenai hal itu,” kata Musk ketika ditanya tentang model yang terjangkau.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya