Berita

Personel Satgas Mobile Yonif 432/WSJ Kostrad, Koops TNI Habema tengah mengajari siswa SD di Distrik Dal, Nduga, Papua Pegunungan/Ist

Pertahanan

Pasukan Kostrad Laksanakan Program Papua Pintar di Nduga

SENIN, 22 APRIL 2024 | 02:51 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Satgas Mobile Yonif 432/WSJ Kostrad, Koops TNI Habema, melaksanakan program Papua Pintar di tengah masyarakat Distrik Dal, Nduga, Papua Pegunungan, beberapa waktu lalu

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (21/4), Koops TNI Hebema datang ke sekolah untuk melaksanakan pembenahan ruangan sekolah dan pembagian buku-buku bacaan untuk anak anak.

Perjalanan yang cukup menantang harus dilewati oleh prajurit untuk bisa sampai di lokasi. Sekolah Dasar Distrik Dal berada di daerah pegunungan yang dipenuhi hutan lebat.  


Satgas Mobile Yonif 432/WSJ Kostrad tetap bersemangat menjalankan misi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa tersebut. Hal ini merupakan bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang lazim dilakukan TNI.

Kedatangan mereka pun disambut para guru dan siswa dengan penuh keramahan. Sebaliknya, anggota Satgas juga menunjukan rasa bangga dan harunya bisa bertemu dengan para siswa di tengah kerawanan Nduga akibat maraknya serangan Organisasi Papua Mereka (OPM).

"Terima kasih kepada Satgas Yonif 432 yang telah memberikan bantuan berupa buku-buku bacaan untuk anak anak di sini dan membantu membenahi ruang kelas dan bangunan sekolah disini. Semoga bisa bermanfaat untuk kami semua," ujar salah satu guru yang ada di sekolah tersebut.

Para anggota Satgas tetap menunjukan kewaspadaan tingkat tinggi saat bercengkerama dengan para siswa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya