Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam konferensi pers pada Selasa, 16 April 2024/Repro

Dunia

Indonesia dan Sejumlah Negara Sepakat Gunakan Pengaruh untuk Cegah Perang Iran-Israel

RABU, 17 APRIL 2024 | 10:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Upaya diplomatik terus diupayakan Indonesia untuk mencegah perluasan konflik di Timur Tengah setelah serangan balasan Iran.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengaku telah berkomunikasi melalui telepon dengan sejumlah Menlu, seperti Jerman, Belanda dan negara-negara Timur Tengah untuk membahas perkembangan konflik Israel-Iran.

Dikatakan Retno, para Menlu telah sepakat untuk menggunakan pengaruh yang dimiliki untuk menghindari eskalasi militer lebih lanjut di Timur Tengah.


"Misalnya dengan para menteri luar negeri dari Jerman Belanda dan negara-negara Timur Tengah kita mendorong agar semua dari kita menggunakan Pengaruh kita agar eskalasi tidak terjadi terjadi," ujarnya dalam konferensi pers pada Selasa (16/4).

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Iran melancarkan serangan balasan ke Israel pada Sabtu malam (13/4).

Tindakan itu dilakukan sebagai respon terhadap serangan udara Israel di kantor diplomatik Iran di Damaskus, Suriah awal bulan ini.

Militer Israel berjanji membalas serangan Iran, sementara beberapa negara menyerukan untuk menahan diri untuk menghindari perluasan perang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya