Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Golkar Lebih Layak Raih Kursi Kabinet Terbanyak Dibanding Gerindra

SENIN, 15 APRIL 2024 | 15:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Golkar dinilai potensial mendapatkan jatah kursi menteri terbanyak dibandingkan Partai Gerindra.

Analis politik dari UIN Syarif Hidayatullah Dedi Kurnia Syah menuturkan Golkar merupakan mitra koalisi terbesar Prabowo Subianto dalam kontestasi Pilpres 2024 ini. Sehingga dinilai tepat jika mendapatkan banyak kursi.

"Secara umum porsi terbesar adalah Golkar, hal ini bisa dilihat dari kekuatan terbesar mitra koalisi Prabowo adalah Golkar,” ujar Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/4).


Intervensi Presiden Joko Widodo terhadap Golkar juga menjadi salah satu pengaruh, partai berlambang beringin itu bakal mendapatkan jatah kursi lebih banyak dibandingkan partai politik lain dalam Koalisi Indonesia Maju Prabowo-Gibran.

“Dalam beberapa kesempatan Jokowi banyak memberikan peluang kekuasaan pada Golkar, dengan itu bisa dijadikan rujukan jika Jokowi bisa saja ada di balik Golkar,” jelasnya.

Menurutnya, Prabowo bakal memberikan jatah kursi lebih banyak kepada Golkar dibandingkan ke partainya sendiri. Pasalnya, Golkar di mata Prabowo dinilai potensial terlebih berhasil mendapatkan suara banyak dalam Pemilu 2024 ini.

"Bahkan dibandingkan dengan Gerindra sekalipun, Golkar jauh lebih potensial dianggap sebagai partai pemenang di koalisi,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya