Berita

Staf Humas UPK Monas pada Dinas Parekraf DKI Jakarta, Nursamin/Ist

Nusantara

Monas Ditutup Senin untuk Perawatan

SENIN, 15 APRIL 2024 | 02:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Unit Pengelola Kawasan (UPK) Monas, Jakarta Pusat bakal menutup operasionalnya pada Senin (15/4). Diketahui setiap hari Senin, Monas memang menutup layanan untuk perawatan sejumlah fasilitas di Tugu Monas.

“Sementara ini pimpinan memberikan informasi untuk memberikan kesempatan istirahat juga kan, karena kami empat hari berjibaku (melayani pengunjung libur Lebaran),” kata Staf Humas UPK Monas pada Dinas Parekraf DKI Jakarta, Nursamin kepada wartawan, Minggu (14/4).

Meski demikian, menurut Nursamin, keputusan tersebut masih bersifat tentatif. Artinya kemungkinan ada perubahan tergantung dari animo masyarakat yang ingin mengunjungi Monas.


"Mudah-mudahan tidak ada perubahan, tetap tutup, tapi kalau nanti ada instruksi dadakan karena animo masyarakat (tinggi), kami nggak tahu juga jadi kami mengikuti saja (putusan pimpinan),” kata Nursamin.

Nursamin menjelaskan, setiap pekan Tugu Monas memang harus menjalani perawatan, terutama di bagian lift. Dia berujar, fasilitas lift sangat vital untuk menunjang pengunjung yang ingin naik ke Puncak Monas, sehingga setiap pekan harus dilakukan pemeliharaan.

“Lift itu kan perlu perawatan khusus, itu yang paling urgent (penting), walaupun dalam setiap hari satu jam sebelum loket buka kami ada maintenance (perawatan) atau dikontrol lagi,” kata Nursamin.

Nursamin mengatakan, di Tugu Monas hanya terdapat satu lift menuju Puncak Monas. Karena itu, diperlukan hari khusus tanpa pelayanan untuk memaksimalkan perawatan fasilitas lift dan lainnya di Tugu Monas.

“Tapi yang paling utama itu maintenance nya ada di lift karena itu yang menyangkut sarana vitalnya (bagi pengunjung),” ujar Nursamin.





Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya