Berita

Ilustrasi pemudik/Net

Politik

Jumlah Pemudik Naik Berarti Pembangunan Belum Merata

KAMIS, 11 APRIL 2024 | 09:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meningkatnya frekuensi mudik tahun ini tak bisa disimpulkan sebagai pertanda ekonomi rakyat mengalami pertumbuhan.

Menurut Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, melonjaknya pemudik justru mencerminkan meningkatnya urbanisasi.

"Artinya, orang desa semakin banyak yang mencari kehidupan ke kota, terutama di Pulau Jawa, sekaligus menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan belum pro pada pedesaan," kata Andi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (11/4).


Penduduk, terutama generasi muda, cenderung mencari peluang di kota-kota besar yang menjanjikan lapangan kerja dan akses lebih luas terhadap berbagai layanan.

Analis Politik Universitas Nasional itu juga mengatakan, tren urbanisasi merupakan indikator ketimpangan desa-kota.

Menurutnya, meratanya pembangunan justru mengurangi mobilitas penduduk dari desa ke perkotaan.

"Jadi, kalau pembangunan benar-benar merata, tren mudik ikut turun," tukasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya