Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Tekanan Pasar Mereda, Rupiah Dan IHSG Melesat

KAMIS, 04 APRIL 2024 | 21:20 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kinerja mata uang Rupiah yang pada sesi perdagangan pagi sempat bergerak ambigu dan cenderung bertahan di level harga penutupan perdagangan sehari sebelumnya. Namun, kinerja mata uang Rupiah berbalik menguat, terlebih disesi perdagangan kedua dimana tren penguatannya terlihat konsisten. Rupiah pada akhirnya ditutup menguat di level 15.895 per US Dolar.

Sementara itu, kinerja IHSG yang sedari awal pembukaan perdagangan mampu ditransaksikan di zona hijau. Secara konsisten mengalami penguatan hingga sesi penutupan perdagangan. IHSG ditutup menguat 1.22% di level 7.524,40. Penguatan IHSG secara keseluruhan masih seirama dengan kinerja  pasar saham di kawasan Asia. Meskipun masih dibayangi oleh tekanan seiring dengan ketidakpastian pasar sekalipun sejauh ini pasar masih merasa nyaman dengan pernyataan gubernur The Fed.

“Saya menilai bahwa pelaku pasar akan kembali kepada data-data ekonomi yang akan menjadi referensi pengambilan kebijakan. Karena bank sentral AS belum sepenuhnya memberikan kepastian kapan bunga acuan akan di pangkas. Jadi setelah pidato sebelumnya, sentimen pasar masih akan sangat liar dan berpeluang memicu fluktuasi yang cukup besar di pasar keuangan,” kata pengamat ekonomi, Gunawan Benjamin, Kamis (4/4).


Sementara itu, harga emas dunia ditransaksikan sedikit terkoreksi di level $2.292 per ons troy nya. Harga emas mengalami koreksi sehat setelah pada perdagangan pagi sempat ditransaksikan dikisaran harga $2.300 per ons troynya.

“Level psikologis tersebut tidak akan semudah itu akan dilewati. Dalam jangka pendek akan berkonsolidasi terlebih dahulu,” pungkasnya.


Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya