Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno/Net

Politik

Legislator PDIP Miris Indonesia jadi Mangsa Empuk Predator Judi Online

RABU, 03 APRIL 2024 | 21:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Jalan pintas meraih uang dengan cepat lewat judi online hingga kini masih meracuni masyarakat kelas menengah ke bawah bahkan atas.

Dari data Pusat Pelaporan dan Analisi Transaksi Keuangan (PPATK) aliran dana dari judi online pada 2023 silam tembus sekitar Rp.327 triliun.

Menyikapi hal tersebut, anggota Komisi XI DPR RI Hendrawan Supratikno mengaku miris banyak masyarakat yang menggandrungi judi online padahal memiliki mudharat yang tinggi.


"Sangat tragis. Literasi keuangan masyarakat kita masih rendah, sehingga jadi mangsa empuk predator online, termasuk judi online," kata Hendrawan saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (3/4).

Legislator dari Fraksi PDIP DPR RI ini mengatakan masyarakat kerap terkecoh dengan judi online yang mengiming-imingi keuntungan besar namun nyatanya tak demikian.

"Dengan rumus apapun, algoritma judi online sudah diatur sedemikian rupa, sehingga penjudi akan rugi atau kalah. Penyelenggaranya mereka, aturan mainnya dibuat mereka, ya pasti jatuhnya para penjudi kalah," katanya.

Terlebih, kata Hendrawan, banyak masyarakat rela utang untuk melakukan deposit ke dalam judi online.

"Lebih celaka jika modal judi diperoleh dari pinjaman online. Yang terjadi, sudah jatuh tertimpa tangga pula," tutupnya.





Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya