Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mesir Lanjutkan Proses Perundingan Gencatan Senjata Gaza

MINGGU, 31 MARET 2024 | 15:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah mendapat lampu hijau dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, perundingan gencatan senjata akan kembali dilanjutkan oleh Mesir.

Sumber keamanan Mesir pada Minggu (31/3) mengatakan bahwa dialog gencatan senjata antara Israel dan Hamas akan dimulai Senin (1/4) di ibu kota Kairo.

"Perundingan mengenai gencatan senjata antara Israel dan Hamas di ibu kota Mesir, Kairo dimulai besok,” ungkap laporan tersebut, seperti dimuat Al-Qahera News.


Mesir, Qatar dan Amerika Serikat, telah memediasi putaran perundingan sebelumnya, namun belum ada kesepakatan konkrit yang dicapai.

Pada Jumat (29/3), Netanyahu menyetujui putaran baru perundingan gencatan senjata yang akan dilakukan di Doha dan Kairo.

Elemen kunci dari perundingan gencatan senjata adalah kesepakatan pembebasan sandera dengan imbalan tahanan Palestina yang dipenjara oleh Israel.

Hamas menyandera sekitar 250 sandera selama serangan 7 Oktober terhadap Israel yang memicu perang. Dari jumlah tersebut, Israel yakin 130 orang masih berada di Gaza, termasuk 33 orang yang diperkirakan tewas.

Awal pekan ini, Dewan Keamanan PBB berhasil mengadopsi resoluasi yang menuntut gencatan senjata segera di Gaza.

Kemudian Pengadilan Internasional (ICJ) juga mengeluarkan surat perintah agar Israel memastikan bantuan kemanusian dapat menjangkau warga Gaza.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya