Berita

Representative Image/Net

Dunia

Laporan: AS akan Kirim Ribuan Bom ke Israel

SABTU, 30 MARET 2024 | 14:59 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebuah laporan mengungkapkan bahwa pemerintah Amerika Serikat (AS) telah mengizinkan paket bom dan jet tempur baru senilai miliaran dolar ke Israel.

Laporan yang dikeluarkan The Washington Post itu muncul di tengah keprihatinan yang sedang disuarakan oleh AS mengenai rencana serangan militer di Rafah Gaza oleh pasukan Israel.

Mengutip India Today, Sabtu (30/3), paket senjata baru yang akan dikirim pemerintahan Joe Biden itu mencakup lebih dari 1.800 bom MK84 berat 2.000 pon dan 500 bom MK82 berat 500 pon, serta 25 pesawat F-35.


AS juga dikabarkan masih terus memberikan bantuan militer tahunan kepada Israel, sekutu lamanya senilai miliaran dolar.

"AS memberikan bantuan militer tahunan kepada Israel, sekutu lamanya, sebesar 3,8 miliar dolar atau senilai Rp60 triliun," kata laporan The Washington Post.

Gedung Putih sampai saat ini belum memberikan tanggapan langsung terhadap laporan transfer senjata tersebut.

Namun, laporan tersebut beredar setelah pada 25 Maret lalu AS memilih untuk abstain dalam pemungutan suara mengenai resolusi yang menyerukan gencatan senjata segera di Gaza.

Laporan ini telah menuai kontroversi mengingat adanya kecaman internasional terhadap serangan Israel yang mematikan di Jalur Gaza yang telah menewaskan lebih dari 30 ribu masyarakat di Gaza, sebagai serangan balasan kelompok militan Hamas pada 7 Oktober tahun lalu.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya