Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Rupiah Dibuka Ambruk Rp15.805 per Dolar AS

SELASA, 26 MARET 2024 | 11:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang rupiah dibuka ambruk pada perdagangan Selasa (26/3) ke level Rp15.805 per dolar AS pada pagi ini.

Mata uang itu terpantau melemah 5 poin atau 0,03 persen dari perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan kali ini, hanya rupiah dan peso Filipina yang tercatat melemah 0,16 persen dibandingkan negara Asia lainnya.


Baht Thailand tercatat menguat 0,05 persen, won Korea Selatan plus 0,37 persen, yuan China 0,25 persen, dolar Hong Kong 0,01 persen, serta dolar Singapura yang menguat 0,03 persen pada perdagangan pagi ini.

Sementara itu, mayoritas mata uang negara maju juga tercatat cerah pada hari ini, seperti dolar Australia yang menguat 0,05 persen, poundsterling Inggris 0,06 persen, euro Eropa 0,05 persen, dan dolar Kanada 0,04 persen.

Adapun pada penutupan hari ini, rupiah diprediksi berpeluang cerah, dengan bergerak di kisaran angkat Rp15.750 sampai Rp15.850 per dolar AS.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya