Berita

Hashim Djojohadikusumo/Net

Politik

Pengamat: Hashim Djojohadikusumo Punya Kapasitas Membangun Sulut

SENIN, 25 MARET 2024 | 15:26 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Hasil Pilpres 2024 baru saja diumumkan, sudah muncul wacana siapa pantas diusung pada Pilkada 2024 yang akan digelar November 2024.

Salah satunya, Hashim Djojohadikusumo, adik kandung Prabowo Subianto, yang didorong agar maju sebagai calon gubernur (cagub) Sulawesi Utara (Sulut). Alasanya, adalah dia putra daerah Sulut.

Bagi pengamat politik Universitas Al Azhar, ujang Komarudin, wacana tersebut adalah hal baik. Setidaknya, adanya keinginan masyarakat dipimpin putra daerah dengan kapasitas nasional.


"Kalau kita bicara Pak Hashim yang dielus-elus untuk masyarakat Sulut itu menjadi sesuatu yang positif dan kebanggan bagi masyarakat Sulut," kata Ujang Komarudin kepada wartawan, Senin (25/3).

Ujang juga menilai Hashim memiliki kapasitas dalam memimpin daerah, khususnya Sulut.

"Karena Pak Hashim punya kapasitas untuk itu. Bukan hanya mampu membangun Sulut, membangun Indonesia pun bisa dan mampu," kata dia.

Oleh karena itu, Ujang menganggap suatu yang positif jika ada usulan agar Hashim maju sebagai cagub Sulut.

Dia bahkan menyebut suatu kebanggaan bagi warga Sulut jika Hasyim mau atau berkenan untuk bisa maju menjadi cagub Sulut.

"Karena memang Sulut ada kampung halaman Ibu tercintanya. Dalam konteks itu saya melihat bahwa suatu kebutuhan masyarakat Sulut meminta Pak Hashim maju sebagai calon gubernur Sulut," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya