Berita

Penandatanganan kerja sama PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dengan Pelita Air Service terkait sarana transportasi pesawat untuk karyawan/Ist

Bisnis

Siapkan Transportasi untuk Karyawan, PAMA Jalin Kemitraan dengan Pelita Air

SELASA, 19 MARET 2024 | 15:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Pamapersada Nusantara (PAMA) menjalin kerja sama dengan Pelita Air Service terkait sarana transportasi pesawat untuk karyawan.

Aktivitas operasional karyawan PAMA Group yang penuh dengan mobilitas memerlukan sarana transportasi pesawat yang memadai untuk dapat digunakan, baik dalam perjalanan dinas menuju jobsite maupun area lainnya.

Pelita Air Service selaku penyedia jasa transportasi udara yang sudah dikenal memiliki reputasi baik dalam pelayanan menjadi pilihan bagi PAMA untuk diajak bekerja sama dalam menunjang operasional kerja.


Dalam penandatanganan kerja sama yang dilakukan di Jakarta baru-baru ini, PAMA, perusahaan penyedia jasa pertambangan, mendapatkan benefit berupa harga korporasi.

Presiden Direktur PAMA, Hendra Hutahean, mengatakan bahwa kerja sama ini menjadi penting karena operasional perusahaan perlu ditunjang dengan moda transportasi penerbangan yang memadai dan maksimal.

“Semoga Pelita akan bisa terus bekerja sama dengan kami karena kami senang bisa kerja sama dengan perusahaan milik negara. mudah-mudahan untuk membangun Pelita bisa terwujudkan di waktu-waktu mendatang,” ujar Hendra dalam keterangan yang dikutip Selasa (19/3).

Pelita Air Service menyambut kerja sama ini dengan baik karena PAMA bisa menjadi rekanan bisnis yang dapat terus berkelanjutan di masa yang akan datang.

“Kerja sama ini menjadi titik awal bagi Pelita Air untuk terus mengembangkan potensi kerjasama yang dapat dijalin dengan PAMA,” ujar Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan.

Harapannya, kerja sama ini dapat terus berlangsung dengan baik sehingga kemudahan karyawan dalam melaksanakan perjalanan dinas atau perjalanan menuju area jobsite dapat berjalan dengan lancar dan maksimal.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya