Berita

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, di Samarinda, Kaltim/Ist

Bisnis

Balai K3 Samarinda Garda Terdepan Pendukung Pembangunan IKN

SENIN, 18 MARET 2024 | 13:46 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Balai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Samarinda harus siap menjadi garda terdepan untuk penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) pada proyek-proyek pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Harapan itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, di Samarinda, Kalimantan Timur. Terlebih pembangunan di IKN berlangsung dalam jangka panjang.

"Pembangunan tidak hanya berlangsung pada 2023, tapi dalam jangka panjang akan banyak sekali proyek yang dilaksanakan di IKN. Jadi keberadaan Balai K3 Samarinda sangat penting dan harus siap di depan, bahwa seluruh proses pembangunan memastikan K3-nya berlangsung baik," kata Menaker, seperti dikutip dari Biro Humas Kemnaker, Senin (28/3).


Ida menyampaikan hal itu pada acara Brainstorming Program Pelayanan Balai K3 Samarinda dan Strategi Pengendalian Bahaya di Tempat Kerja.

Lebih lanjut dikatakan, Balai K3 Samarinda merupakan salah satu Balai K3 yang mendapat prioritas direvitalisasi. Hingga kini Kemnaker terus menyelesaikan proses revitalisasi itu.

Revitalisasi, sambung dia, dilakukan baik terhadap kemampuan sumber daya manusia, sarana dan prasarana pengujian K3, maupun fasilitas gedung
dan bangunan yang mampu menjawab tantangan masifikasi dan perluasan jangkauan pengujian K3.

"Pemilihan Balai K3 Samarinda sebagai salah satu balai yang direvitalisasi tentu tidak luput dari rencana strategis pembangunan Ibu Kota Nusantara di Penajam Paser Utara," ucapnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya