Berita

Bahlil Lahadalia dan Joko Widodo/Net

Politik

Jaga Kelangsungan Usaha Pertambangan, Segera Evaluasi Bahlil

RABU, 13 MARET 2024 | 07:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sudah saatnya Presiden Joko Widodo menentukan berpihak kepada rakyat, menjaga stabilitas keberlangsungan usaha pertambangan dengan mengevaluasi kinerja Menteri Investasi/BKPM, Bahlil Lahadalia.

Menurut Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, jika persoalan izin usaha pertambangan (IUP) terus berlarut-larut, sudah sepantasnya Jokowi mengevaluasi Bahlil.

"Jika tidak, tentu jadi bumerang bagi pemerintahan Jokowi," kata Saiful, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (13/3).


"Bahlil sudah cukup menyengsarakan pemilik IUP yang semestinya mendapatkan perlindungan dari negara. Jangan sampai ini jadi isu yang makin besar dan viral, karena merugikan pemerintahan Jokowi," katanya.

Akademisi Universitas Sahid Jakarta itu juga mengatakan, Jokowi harus bijak dan adil saat turun tangan mengatasi masalah pencabutan IUP.

"Tidak banyak waktu saya kira, perlu langkah cepat untuk segera mengoreksi pencabutan IUP yang tidak tepat sasaran dan justru akan merugikan pemasukan keuangan negara yang bersumber dari perpajakan, yang semestinya dibayar pemilik IUP," katanya.

"Evaluasi Bahlil dari kabinet Pemerintahan Jokowi," pungkas Saiful.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya