Berita

Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Ist

Politik

Pemerintahan Prabowo-Gibran Berpeluang Bentuk Koalisi Gemuk

SELASA, 12 MARET 2024 | 09:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Koalisi gemuk di pemerintahan mendatang kemungkinan besar bakal terjadi lagi. Di mana, mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo diyakini akan menjadi mentornya.

Menurut pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim, dengan dinamika yang terjadi sekarang, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang berpeluang besar menjadi Presiden-Wakil Presiden periode 2024-2029 akan mengambil sikap satu musuh terlalu banyak dan seribu kawan kurang.

"Solusi untuk mengurangi jumlah musuh politik adalah merangkulnya ke dalam koalisi. Praktik sejenis pernah dilakukan oleh Presiden ke-6 SBY. Di masa pemerintahan SBY, hanya ada dua parpol oposisi yakni PDIP dan Gerindra," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/3).


Dosen ilmu komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia ini meyakini, koalisi gemuk di pemerintahan Prabowo-Gibran kemungkinan bakal terjadi lagi.

"SBY dan Jokowi akan jadi mentor bagi Prabowo Subianto. Kalau pendekatannya adalah stabilitas politik dan dukungan penuh dari parlemen, sebisa mungkin jumlah oposisi dikurangi," kata Wildan.

"Karena itulah Nasdem diiming-imingi kursi menteri. Dengan raihan kursi DPR-nya untuk sementara ini, partainya Surya Paloh ini bisa menjadi penentu," pungkas Wildan.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya