Berita

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dianggap sedang caper agar bisa lolos ke Senayan/RMOL

Politik

PSI Usulkan Jokowi Jadi Ketua Koalisi Parpol, Muslim: Trik Partai Gurem untuk Lolos ke Senayan

SENIN, 11 MARET 2024 | 19:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dianggap sedang cari perhatian atau caper agar bisa lolos ke Senayan. Salah satu caranya dengan mengusulkan Presiden Joko Widodo menjadi pemimpin koalisi partai politik (parpol) yang berada di atas ketua umum (ketum).

Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, menanggapi pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, bahwa Presiden Jokowi seharusnya menjadi sosok yang berada di atas semua parpol.

"Bisa jadi itu caper. Trik partai gurem untuk lolos ke Senayan," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/3).


Muslim meyakini, pernyataan tersebut dikeluarkan sebagai salah satu cara agar PSI yang dipimpin oleh putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, dapat diloloskan sebagai salah satu parpol DPR.

"Lengkap sudah kroni dan nepotisme kuasai parlemen. Padahal apa yang dilakukan itu tidak rasional. Kelihatannya mereka mau jadikan Joko Widodo berada di atas ketua umum, ya semacam ketua koalisi. Itu tampak trik dan akalan-akalan partai gurem saja," pungkas Muslim.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya