Berita

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Viman Alfarizi Ramadhan/RMOLJabar

Politik

Pede Maju Pilkada, Kader Gerindra Tasik Ini Patok Sejumlah Syarat bagi Calon Pendampingnya

MINGGU, 10 MARET 2024 | 01:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kepercayaan diri untuk maju pada Pilkada Kota Tasikmalaya dirasakan kader Partai Gerindra yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Viman Alfarizi Ramadhan. Pasalnya, dia merasa punya basis pendukung nyata.

Selain berhasil meraih 50 ribu suara pada Pileg 2024, dia juga sudah mendapat dukungan dari pengurus dan kader, relawan, simpatisan, serta tim sukses capres Prabowo-Gibran beserta para caleg Gerindra Kota Tasikmalaya.

"Banyaknya dukungan dan dorongan dari berbagai pihak saya makin optimis dan siap untuk bertarung di Pilkada 2024 nanti," kata Viman, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (9/3).


Demi memuluskan rencananya meraih kursi Walikota Tasikmalaya, saat ini Virman sudah mulai mencari pasangan sekaligus merintis pembentukan koalisi partai yang akan mengusungnya pada Pilwalkot mendatang.

"Hanya kami (harus) punya mitra koalisi, karena membangun kota Tasikmalaya itu butuh kebersamaan dan kolaborasi yang kuat," sebut Viman.

Adapun soal kriteria calon wakil walikotanya, ia mengisyaratkan masih akan menunggu dinamika politik yang berkembang sebelum tenggat pendaftaran nanti.

"Ini hanya tahap awal dan saat ini kita fokus bangun kolaborasi antarpartai dulu ya," papar dia.

Lebih lanjut Viman menjelaskan, untuk memilih pendamping tentu harus terukur, terencana, serta tentunya sosok yang dipilih menunjukkan tingkat keterpilihan yang tinggi dengan acuan hasil survei.

"Saya juga akan bekerja keras guna memenuhi harapan dari para pendukung yang selama ini telah berjuang," imbuhnya.

Pada Pileg 2024, Partai Gerindra Kota Tasikmalaya meraup suara signifikan yaitu mendekati 90 ribu sehingga menjadi juara juga mengunci 10 kursi di DPRD Kota Tasikmalaya.

"Jumlah kursi tersebut sebenarnya cukup bagi Gerindra untuk mengusung satu paket pasangan calon walikota dan wawalkotnya," tutup Viman.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya