Berita

Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD/RMOL

Politik

Mahfud MD Nilai KPU Bekerja Ugal-ugalan

JUMAT, 08 MARET 2024 | 19:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dikritik calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD. Kritikan ini disampaikan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) itu menyusul adanya masalah proses penghitungan suara yang memanfaatkan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Mahfud mengatakan, usul yang dia sampaikan mengenai audit Sirekap tak kunjung dilakukan. Padahal menurutnya, usulan itu juga datang dari banyak pihak.

"Audit (Sirekap) ini penting agar ke depannya orang tidak ugal-ugalan seperti KPU sekarang," tegas Mahfud kepada wartawan, Jumat (8/3).


Mahfud memandang, pimpinan KPU sekarang ini sudah tak lagi mendengar masukan dari masyarakat. Padahal, sudah terdapat sanksi yang dijatuhkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait etika KPU dalam menjalankan tugas.

"Sudah diperingatkan pelanggaran etik beberapa kali. Itu kan sebenarnya secara moral seharusnya sudah mundur lah," sesalnya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga menilai seharusnya para pimpinan KPU RI sadar diri.

Hanya saja, dia mencurigai ada pihak luar yang menekan mereka, sehingga terpaksa mengikuti alur yang diinginkan.

"Tapi ya mereka enggak mau juga (mengundurkan diri). Mungkin terikat kontrak untuk tidak mundur," demikian Mahfud berceloteh pedas.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya