Berita

Ilustrasi/RMOLAceh

Nusantara

Parnas Kuasai Semua Kursi DPRK Banda Aceh, Parlok Gigit Jari

KAMIS, 07 MARET 2024 | 19:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh telah menetapkan hasil rekapitulasi suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) setempat. Rapat pleno rekapitulasi hasil Pemilu 2024 tingkat Kota Banda Aceh berlangsung selama 3 hari, dari 2 hingga 4 Maret 2024.

Dalam salinan lampiran rekapitulasi yang diterima Kantor Berita RMOLAceh Kamis (7/3), terdapat 30 nama caleg yang bakal duduk di kursi DPRK Kota Banda Aceh. Semuanya berasal dari partai nasional (parnas).

Untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yakni Baiturrahman dan Lueng Bata yang memiliki kuota 7 kursi diisi Devi Yunita dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 2.100 suara.  Disusul Sofyan Helmi dari PAN dengan 1.843 suara, Syarifah Munirah dari PPP (1.774 suara), Abdul Rafur dari Nasdem (2.572 suara).


Di posisi selanjutnya ada Teuku Arif Khalifah dari Partai Gerindra (2.568 suara), Royes Ruslan dari Partai Demokrat dengan (1.094 suara), dan Iskandar Mahmud dari Partai Golkar dengan 846 suara.

Dapil 2 yakni Kuta Alam menyumbang 5 kursi, yaitu Sabri Badruddin dari Partai Golkar dengan 1.854 suara, Teuku Nanta Muda dari Partai Nasdem (1.987 suara), Farid Nyak Umar dari PKS (2.536 suara), Zidan Al Hafidh dari PAN (1.396 suara), dan Aiyub Bukhari dari Partai Demokrat mendapat 878 suara.

Dapil 3 meliputi Kecamatan Syiah Kuala dan Ulee Kareng sebanyak 7 kursi, yaitu Tuanku Muhammad dari PKS mendapat 2.191 suara, Aulia Rahman dari Partai Golkar 1.860 suara, Musriadi dari PAN 1.727 suara, Isnaini Husda dari Partai Demokrat 1.382 suara, Irawansyah dari Partai Gerindra 875 suara, M Iqbal dari PKB 1.820 suara, dan Eviaty dari Nasdem 810 suara.

Dapil 4 meliputi Banda Raya dan Jaya Baru diisi 6 kursi. Yaitu Teuku Iqbal Djohan dari Partai Nasdem dengan 3.371 suara, Irwansyah dari PKS 3.029 suara, Aulia Afrizal dari PAN 2.620 suara, M Arifin dari Partai Demokrat 1.380 suara.

Kemudian, Ramza Harli dari Partai Gerindra mencapai 1.790 suara dan Faisal Ridha dari PPP mendapatkan 1.225 suara.

Terakhir, Dapil 5 yakni Meuraxa dan Kuta Raja mendapatkan 5 kursi. Diisi oleh Daniel Abdul Wahab dari Nasdem dengan 1.803 suara, Ismawardi dari PAN 2.227 suara, Tgk Tarnuman dari PKS 1.780 suara, Januar Hasan dari Partai Demokrat 1.626 suara, dan Mehran Gara R dari Partai Gerindra 665 suara.

Dari semua kuota kursi, tidak ada satupun caleg dari partai politik lokal (parlok) yang lolos ke DPRK Kota Banda Aceh untuk periode 2024-2029.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya