Berita

Ilustrasi/Net

Otomotif

Dibanderol Rp600 Jutaan, SUV Listrik Kia EV5 buatan China Mulai Uji Coba di Australia

KAMIS, 07 MARET 2024 | 16:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mobil listrik Kia EV5 2024 telah mulai melakukan uji coba di Australia menjelang penjualan pertama yang dijadwalkan mulai Juli mendatang.

Dikutip dari Drive, Kamis (7/3), mobil listrik yang dirakit di China tersebut diperkirakan akan dijual mulai 60.000 dolar Australia (sekitar 616 juta rupiah) sebelum biaya on-road.

Di China, EV5 akan ada dua pilihan baterai, keduanya menggunakan bahan kimia lithium-iron phosphate (LFP).


Baterai 64kWh dengan jangkauan standar dibuat oleh BYD dan mampu menempuh jarak berkendara 530km yang diklaim dalam pengujian di China, atau baterai 88kWh untuk jangkauan 720km yang diklaim dalam pengujian di China, atau sekitar 530km menurut protokol pengujian Eropa yang lebih ketat.

Tiga model kelas telah dikonfirmasi untuk dijual di Australia, dengan Air dan Earth yang lebih murah akan hadir terlebih dahulu, diikuti oleh GT-Line yang merupakan model kelas atas beberapa bulan kemudian.

EV5 memiliki ukuran yang mirip dengan Tesla Model Y atau Kia Sportage, dan sedikit lebih kecil dari Kia EV6.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya