Berita

Sebanyak 13 dari 18 DPC Partai Amanat Nasional (PAN) di kota Palembang, menyatakan sikap mosi tidak percaya kepada Ketua DPD PAN Palembang Fajar Febriansyah/Istimewa

Nusantara

13 DPC Desak Penggantian Ketua DPD PAN Palembang Demi Jaga Nama Baik

RABU, 06 MARET 2024 | 20:25 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 13 dari 18 Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) di Kota Palembang menyatakan sikap mosi tidak percaya kepada Ketua DPD PAN Palembang, Fajar Febriansyah. Mosi tidak percaya kepada Fajar ini dilakukan karena selama ini DPC tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan partai.

"Kepada yang terhormat Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, kami DPC di Palembang menyampaikan surat pernyataan mosi tidak percaya kepada Ketua DPD PAN kota Palembang," kata Koordinator PAC PAN Amir Hamzah, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Rabu (6/3).

Adapun 13 DPC yang menyatakan sikap tersebut adalah Ilir Barat (IB) I, IB II, Gandus, Bukit Kecil, AAL, Kemuning Seberang Ulu (SU) I, Ilir Timur (IT) I, IT III, Kertapati, Semarang Borang, Plaju, dan Jakabaring.


Sementara 5 DPC yang tidak ikut menyatakan sikap mosi tidak percaya yaitu, DPC IT II, Sukarame, SU II, Sako, dan Kalidoni.

Amir menjelaskan, pihaknya baru menyampaikan mosi tidak percaya atas kinerja kepemimpinan Ketua DPD PAN Palembang Fajar Febriansyah saat ini lantaran tak ingin mengganggu persiapan PAN di Pemilu 2024.

Ada 10 poin yang membuat mereka meminta DPP memberhentikan Ketua DPD PAN Palembang, di samping selalu tidak dilibatkan dalam konteks pemenangan Pileg dan Pilpres 2024.

Selain itu, Fajar dinilai sewenang-wenang dengan membatalkan secara mendadak terhadap semua petugas saksi dari PAN di semua TPS se-Palembang.

Lalu, selain tidak adanya transparansi dan kejelasan alokasi anggaran dana untuk saksi TPS, Fajar juga merangkap jabatan sebagai Ketua DPD juga POK DPW PAN Sumsel. Kemudian, tidak adanya konsolidasi antara DPD PAN dengan DPC PAN dan DPRT PAN se-Palembang.

"Di satu sisi, sejak kepemimpinan Fajar ada penurunan perolehan jumlah kursi DPRD Palembang, dari enam kursi pada periode 2019 menjadi lima kursi jika berkaca pada hasil Pileg 2024," paparnya.

Tak hanya itu, Fajar juga membuat statement dan dukungan kepada salah satu kandidat calon Walikota Palembang, tanpa melalui prosedur AD/ART partai.

Di samping itu, selama ini aktivitas dan kegiatan PAN tidak dilakukan di kantor resmi DPD PAN Palembang, tapi di rumah pribadi.

Fajar juga selama ini memberikan pernyataan kepada seluruh Caleg PAN dan DPC, bahwa uang saksi yang dikumpulkan atau ditabung 6 anggota DPRD Palembang fraksi PAN diperkirakan Rp1,2 miliar. Namun yang turun dari DPP ke DPD melalui DPW hanya Rp270 juta.

Terakhir, DPC PAN se-Palembang, berharap kepada DPP untuk mengganti Fajar, demi menjaga nama baik PAN dan eksistensi DPD PAN Palembang ke depan.

"Pastinya, jika mosi tidak percaya kami ditindaklanjuti, kami akan berhenti dan menyerahkan atribut PAN yang ada, " katanya.

Ketua DPD PAN Palembang, Fajar Febriansyah, yang coba dikonfirmasi terkait upaya menggusurnya dari kursi Ketua DPD, belum memberikan respons baik saat ditelpon atau melalui pesan WhatsApp.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya