Berita

Ketua Serikat Pekerja Federasi BUMN Bersatu, Arief Poyuono/Net

Politik

Didorong Maju Pilgub DKI, Begini Jawaban Arief Poyuono

JUMAT, 01 MARET 2024 | 16:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejauh ini belum ada hasrat kuat bagi Ketua Serikat Pekerja Federasi BUMN Bersatu, Arief Poyuono terjun ke politik praktis dengan mencalonkan diri pada Pilkada DKI Jakarta 2024.

Hal tersebut ditegaskan Poyuono saat disinggung adanya dorongan agar ia bisa bertarung pada Pilkada DKI Jakarta tahun ini.

Kepada redaksi, ia mengaku masih belum siap untuk ikut kontestasi Pilgub DKI Jakarta. Lain halnya dengan sejumlah nama yang sudah rajin dipromosikan menjadi penerus Anies Baswedan di DKI.


“Saya mengukur diri masih kekurangan ide untuk Kota Jakarta segede ini. Beda misalnya sama si Kaesang, Ridwan Kamil, Sahroni," kata Poyuono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/3).

Meski tidak terjun di Pilkada DKI, sosok politisi yang terkenal nyeleneh ini memastikan akan tetap melakukan aksi nyata untuk kemajuan Jakarta.

"Saya mah mau bersihin gorong-gorong aja di setiap RT di seluruh Jakarta. Kan airnya item tuh. Kalau gorong-gorongnya bersih kan ikan bisa hidup,” kata dia.

Selain bersih-bersih, ia juga ingin memprioritaskan warga Ibukota bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Jakarta. Pasalnya, warga asli Jakarta selama ini terkesan dimarjinalkan.

“Mereka wajib mendapat haknya untuk bisa bekerja di Jakarta. Jadi, setiap perusahaan yang ada di Jakarta wajib mengutamakan pekerja lokal,” kata mantan Waketum Partai Gerindra ini.

Lebih jauh, Poyuono juga mengupayakan Jakarta menjadi pusat perekonomian internasional. Pasalnya, ibu kota negara (IKN) sudah dipindahkan ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“Saya ada program Jakarta itu dijadikan pusat keuangan internasional,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya