Pengamat politik Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Teuku Kemal Fasya/RMOLAceh
Pengamat politik Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Teuku Kemal Fasya/RMOLAceh
"Kecuali beberapa figur yang dibawa partai nasional yang kemudian memiliki elektoral threshold. Misalnya, Tusop (Tgk H Muhammad Yusuf A. Wahab) atau kalangan ulama karismatik yang mau diusung," kata pengamat politik Universitas Malikussaleh, Teuku Kemal Fasya, Rabu (28/2).
Kemal melihat, konstruksi kewenangan partai lokal hampir tidak "bergigi". Pasalnya, mereka tidak memiliki ruang bersuara di tingkat pusat.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21
Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20
Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16
Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16
Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01