Berita

Pabrik Aqua di Mekarsari, Sukabumi menggunakan PLTS Atap/Ist

Bisnis

Genap 51 Tahun, Aqua Kini Gunakan Sumber Listrik PLTS Atap

SABTU, 24 FEBRUARI 2024 | 10:56 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pionir industri air mineral dalam kemasan di Indonesia, Aqua kini telah berusia 51 tahun. Sejak berdiri tahun 1973, Aqua telah menjadi bagian perjalanan lndonesia menghadirkan masa depan Indonesia yang lebih sehat.

Demikian dikatakan Corporate Communication Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin dalam kunjungan media ke pabrik Aqua Mekarsari, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (23/2).

"kami telah menghadirkan lebih dari sekadar produk air minum, tapi juga tanggung jawab untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di lndonesia," kata Arif.


Ia mengatakan, keberadaan Aqua telah mengubah perilaku masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan hidrasi. Sadar dengan peran tersebut, Aqua memastikan akan berkomitmen menghadirkan produk 100 persen murni dari sumbernya mata air di lndonesia.

Sementara itu, Kepala Pabrik Aqua Mekarsari, Krisvan Sarendeng memastikan operasional perusahaan dilakukan secara efisien. Salah satunya dengan menekan lepasan karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca.

"Itu dilakukan melalui pemanfaatan energi terbarukan melalui PLTS Atap, menggunakan air secara efisien, hingga pengelolaan sampah," sambung Krisvan.

Sejak tahun 2021, pabrik Aqua di Mekarsari telah menggunakan PLTS Atap sebagai sumber listrik dari energi terbarukan. Dengan kapasitas sistem sebesar 2.112 kWp, dapat menghasilkan listrik sebesar 2,3 GWh per tahun dan dapat mengurangi emisi gas CO2 sebesar 1.916 ton per tahun.

PLTS Atap di pabrik tersebut juga menjadi salah satu PLTS Atap terbesar di Jawa Barat yang diinisiasi oleh industri.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya