Berita

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

PDIP Tolak Sirekap, Ganjar Minta KPU Akui Kesalahan

JUMAT, 23 FEBRUARI 2024 | 15:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP tegas menolak sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) Komisi Pemiluhan Umum (KPU) RI yang mencatat suara Pemilu 2024.

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo menilai Sirekap KPU RI sudah tidak bisa diberdayakan lagi. Mengingat banyak ditemukan kasus bermasalah mengenai input data dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menggelembung.

“Ya saya kira Sirekap sudah menunjukkan ketidakberdayaannya sebagai sebuah sistem. Satu, nggak ada ceritanya satu TPS di atas 300, dan dia masih kemudian menampung itu. Masak kaya gitu mau kita terima?” kata Ganjar kepada wartawan di Rumah Aspirasi Ganjar-Mahfud, di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (23/2).


Atas dasar itu, mantan Gubernur Jawa Tengah ini meminta KPU RI mengakui kesalahannya, terutama mengenai penggunaan Sirekap yang banyak ditemukan masalah di sejumlah TPS.

“Yang kita butuhkan sebenarnya adalah pengakuan dari KPU atau pembuatnya 'ya kami salah' itu paling fair,” harapnya.

“Hari ini, seperti gitu nggak mau ngaku salah, bagaiamana satu TPS lebih dari 300, itu saya kira orang gak ngerti sistem aja ngira sistem itu fail,” demikian Ganjar.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya