Berita

Gambar satelit ERS-2 saat menuju Bumi/Net

Tekno

Sesuai Prediksi, Satelit Dua Ton Milik ESA Akhirnya Jatuh ke Bumi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 09:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seperti yang sudah diprediksikan sebelumnya, satelit ERS-2 milik Badan Antariksa Eropa (ESA) akhirnya jatuh ke bumi dan mendarat di Samudra Pasifik antara Alaska dan Hawaii pada Rabu (21/2) waktu setempat.

ESA mengatakan risiko yang terkait dengan satelit seberat dua ton itu sangat rendah, namun masih ada kemungkinan pecahannya dapat menghantam daerah berpenduduk padat.

"Perlu digarisbawahi bahwa tidak ada unsur yang mungkin masuk kembali ke atmosfer (dan mencapai permukaan) yang bersifat radioaktif atau beracun," kata Mirko Albani dari Departemen Segmen Tanah Pengamatan Bumi ESA, seperti dimuat The Independent.


Satelit pengamat Bumi ERS-2 pertama kali diluncurkan pada 21 April 1995, dan merupakan satelit tercanggih dari jenisnya pada saat itu yang dikembangkan dan diluncurkan oleh Eropa.

Bersama kembarannya, ERS-1, satelit ini mengumpulkan data berharga tentang tutupan kutub, lautan, dan permukaan daratan serta mengamati bencana seperti banjir dan gempa bumi di daerah terpencil.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya