Berita

Sufmi Dasco/Net

Politik

Dasco Yakin Parpol Bakal Gabung Bersama Prabowo-Gibran

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 20:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komposisi koalisi Indonesia Maju jika ditotal sebanyak 45 persen, sedangkan penggabungan antara kubu 01 dan 03 bisa mencapai 55 persen.

Oleh sebab itu, untuk menunjang pemerintah Prabowo-Gibran berjalan dengan baik dan aman, diharapkan 55 persen dari kubu rival mau merapat ke Prabowo-Gibran.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menuturkan hingga saat ini Koalisi Indonesia Maju cukup intens melakukan komunikasi kepada sejumlah partai politik dan yakin bakal ikut gabung.


"Komunikasi komunikasi terus kita jalankan saya haqqul yaqin bahwa siapa sahabat parta politik itu kemudian akan juga ikut sama-sama membantu memperkuat pemerintahan setelah penetapan Pemenangan pemenang Pemilu oleh KPU nanti," kata Dasco dalam acara Political Show Podcast bertemakan Cerita di Balik Pemenangan Prabowo-Gibran, dikutip Rabu malam (21/2).

Dalam hasil real count yang dikeluarkan KPU Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming unggul pada 20 Februari 2024.

Paslon Nomor Urut 2 itu telah meraih 58.445.261 suara atau 58,77 persen.

Sementara Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar 24.109.127 suara atau 24,24 persen dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD 16.886.080 suara atau 16,98 persen.

Berdasarkan hasil sementara Real Count KPU, pada Selasa (20/2) pukul 21.00 WIB dengan total akumulasi suara masuk 59,22 persen, tercatat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) unggul di posisi puncak dengan raihan suara 16,94 persen atau 11.150.394 suara.

Kemudian disusul oleh Partai Golongan Karya dengan perolehan suara 15,02 persen atau 9.890.410 suara, dan partai Gerindra di posisi ketiga dengan raihan suara 13,38 persen atau 8.810.213 suara.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya