Berita

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Net

Bisnis

Menkeu: Jepang dan Inggris Masuk Jurang Resesi, jadi Tantangan Global termasuk Indonesia

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 09:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perekonomian di negara maju akan tertekan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Jepang dan Inggris yang ternyata terlebih dulu masuk ke jurang resesi.

Menurutnya, hal itu ia ketahui setelah beberapa lembaga pada tahun ini melaporkan kinerja perekonomian negara-negara maju yang perekonomiannya akan cukup tertekan.

Tekanan tersebut dipengaruhi suku bunga yang merangkak tinggi di berbagai negara dalam waktu yang sangat singkat.  


“Jadi pasti mempengaruhi kinerja perekonomian mereka, itu yang menyebabkan kenapa proyeksi dan outlook ekonomi bagi banyak negara, terutama G7 itu akan cenderung melemah,” kata Sri Mulyani, usai Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2024 (PTIJK) di Jakarta, Selasa (20/2).

Negara G7 sendiri terdiri dari Amerika Serikat, Britania Raya, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, dan Prancis.

Ia mengatakan, negara-negara maju tersebut mengalami resesi di saat situasi ekonomi mereka memang mulai melemah yang diperkirakan dampak dari perang di Ukraina yang berkepanjangan dan situasi global yang tidak menentu.

Dampak resesi yang dialami Jepang dan Inggris menjadi tantangan bagi lingkungan global, termasuk Indonesia. Jepang sendiri menjadi salah satu tujuan utama ekspor bagi Indonesia.

Jepang telah tergelincir ke dalam jurang resesi sehingga membuat negara tersebut terlempar dari ekonomi terbesar ketiga di dunia.

Inggris juga mengalami resesi pada paruh kedua tahun 2023, jauh dari target pertumbuhan Perdana Menteri Rishi Sunak.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya