Berita

Ilustrasi Foto/Net

Nusantara

Atasi Lonjakan Harga Beras, Pemprov Jateng Bakal Gelar Operasi Pasar

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 03:14 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) bersiap melakukan operasi pasar menyikapi kenaikan harga beras.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno seusai menghadiri acara pembukaan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Hotel Padma, Kota Semarang, Selasa (20/2).

"Bulan-bulan ini sebenarnya sudah ada yang panen walaupun tidak serentak, mudah-mudahan dengan adanya panen akan menambah stok sehingga harga jual beras bisa turun," kata Sumarno dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Dia memperkirakan, menipisnya stok padi karena sentra padi di Jateng belum panen, sehingga harga jual beras jadi tinggi. Sedangkan, pada bulan April di Jateng diperkirakan panen serempak.

Upaya Pemprov Jateng berikutnya, lanjut dia, menangani produk padi di Kabupaten Demak baru saja terkena dampak banjir. Alhasil, harga beras tersebut turun dan sudah tidak diminati kembali di pasaran.

"Yang pertama adalah bagaimana supaya padi itu tidak tenggelam, minimal yang ada buahnya itu tidak tenggelam itu bisa di panen. Kemarin dari Kementerian Pertanian akan dibantu alat untuk menunjang traktor, asuransi dibantu masalah bibit yang nilainya 2 kali lipat dari lahan yang sekarang tergenang," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya