Berita

Ilustrasi/RMOL

Politik

Mahkamah Partai Minta Kader dan Simpatisan Sinergi Kawal Suara PPP

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kader dan simpatisan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diminta sinergi mengawal suara partai kabah dalam masa penghitungan hasil Pemilu 2024. Hal ini, untuk memastikan suara PPP utuh dalam langkah kembali duduk di DPR RI.

Begitu dikatakan Anggota Mahkamah Partai DPP PPP Abdullah Mansyur mengomentari isu yang beredar dalam operasi mengurangi perolehan suara PPP dalam Pemilu 2024.

"Ada informasi menyebutkan adanya operasi khusus untuk mengurangi suara PPP dan menaikkan suara partai tertentu agar lebih besar dibanding perolehan yang sebenarnya," ujar Abdullah dalam keterangan tertulis, Selasa (20/2).


Kata Abdullah, upaya mengurangi suara PPP tersebut menjadi ancaman bagi partai berlambang kabah, karena bisa membuat asa mereka untuk lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen sirna.

"Oleh karena itu, kami meminta kepada Pemerintah, khususnya kepada Presiden Joko Widodo untuk memastikan operasi politik yang inkonstitusional tersebut tidak terjadi," tuturnya.

Selain meminta pemerintah menjaga integritas penghitungan suara, Abdullah juga menekankan pentingnya sinergi di antara kader dan simpatisan.

"Kami meminta  kepada seluruh simpatisan, anggota dan kader PPP untuk mewaspadai berbagai upaya operasi politik tersebut dan terus berjuang bagi eksistensi PPP dalam sejarah parpol di Indonesia," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya