Berita

Aksi demonstrasi di depan kantor Badan Pengawas Republik Indonesia (Bawaslu RI), Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin siang (19/2)/RMOL

Politik

Aksi di Thamrin: Bawaslu Mandul, Ketua KPU Harus Dipecat

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 12:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi demonstrasi dilakukan ratusan orang di depan kantor Badan Pengawas Republik Indonesia (Bawaslu RI), Jalan MH Thamrin, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Senin siang (19/2).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, mulai pukul 11.28 WIB ratusan massa aksi yang menamakan diri sebagai Gerakan Keadilan Rakyat, mendatangi kantor Bawaslu RI.

Mereka membawa spanduk dan poster berisi pernyataan kekecewaan terhadap dua lembaga penyelenggara Pemilu, Bawaslu dan juga KPU, seperti "Bawaslu mandul, makan gaji negara tapi tak bekerja, abaikan kecurangan dan pelanggaran", hingga poster bertuliskan "Pecat Ketua KPU RI", dilengkapi foto Hasyim Asyari.


Ada juga spanduk berukuran panjang bertuliskan, "Selamatkan Demokrasi, tolak Pemilu Rekayasa".

Salah seorang orator perempuan menyampaikan aspirasinya di atas mobil komando yang diparkir tepat di depan pintu masuk utama Kantor Bawaslu RI.

"Aksi ini simbol perlawanan terhadap rezim yang jelas-jelas merusak demokrasi dan konstitusi. Kami menolak rezim yang merusak demokrasi," tegasnya.

"Bawaslu harus bertanggung jawab dan ambil langkah tegas. Merdeka!" tambahnya.

Hingga berita ini ditulis, aksi masih berlangsung hingga menimbulkan kemacetan di Jalan MH Thamrin menuju Monumen Nasional (Monas), hingga bilangan Istana Merdeka.

Ratusan personel polisi tampak disiagakan, mengamankan seluruh sisi Kantor Bawaslu RI, terdiri dari satuan Brimob dan Sabhara.

Selain itu juga tampak kendaraan taktis (Rantis) yang disiapkan kepolisian, seperti mobil pengurai massa (Raisa), Baracuda, hingga mobil tangki air kepolisian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya