Berita

Prabowo Subianto ketika memberikan pidatonya di acara Mengawal Suara Rakyat Prabowo-Gibran, Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2)/RMOL

Politik

Prabowo Minta Pendukung Waspada Penyusup Intervensi Pemilu

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 01:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden terpilih versi quick count CSIS Indonesia, Prabowo Subianto mengajak seluruh pendukungnya menjaga kondusifitas usai gelaran Pilpres 2024 dengan menjaga persatuan.

Menteri Pertahanan RI ini meminta pendukungnya agar tidak terlalu heboh dengan hasil perhitungan sementara dan menunggu hasil resmi dari KPU RI.

"Kita jaga ketenangan," kata Prabowo dalam pidatonya di acara "Mengawal Suara Rakyat Prabowo-Gibran" di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/2).


Prabowo mengingatkan para pendukung bahwa banyak penyusup dari luar yang berpotensi mengusik hasil pemilu dan meminta mereka untuk kompak menjaga persatuan.

"Saling ingatkan, kita waspadai negara seperti kita, sebesar kita, sekaya kita, selalu digiring oleh kekuatan kekuatan lain. Karena itu kita harus kompak bersatu rukun," kata Prabowo.

Ia mengaku akan bekerja secara maksimal dan merangkul semua pihak jika diputuskan secara resmi berhasil meraih kemenangan di Pilpres 2024 ini.

"Kami akan bekerja sekuat tenaga, untuk merajut, mengajak, menjalin kerukunan, persatuan, kekompakan, kolaborasi, untuk rakyat Indonesia dan sekali lagi kami tidak ragu-ragu. Kalau ada kata-kata kami yang kurang berkenan, di pihak manapun kami mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Prabowo.




Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya