Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menemuai awak media usai memberikan suara di TPS 053, Kebagusan, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Megawati Dapat Info, Banyak yang Seharusnya Nyoblos Tak Diberi Kesempatan

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 13:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, mengaku mendapat informasi ada banyak pihak yang tidak bisa memberikan suaranya lantaran tidak diberikan kesempatan.

Hal itu diungkap Megawati usai mencoblos di TPS 053, di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (14/2).

“Saya mendapatkan banyak berita, bahwa banyak mereka yang seharusnya mampu untuk ikut mencoblos itu sepertinya tidak diberi kesempatan,” ucap Megawati.


Presiden kelima RI itu menyesalkan hal seperti itu masih terjadi pada Pemilu 2024. Karena, seharusnya seluruh warga negara tanpa terkecuali memiliki hak yang sama untuk menyalurkan suara mereka.

“Karena itu adalah hak, hak daripada hukum di republik ini. Ingat, di konstitusi kita disebut setiap warga negara di manapun mereka berada itu mempunyai hak yang sama di mata hukum,” tegasnya.

Lebih jauh, Megawati berharap tidak ada kecurangan di pemilu kali ini. Apalagi, sampai ada intimidasi kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Jadi saya sangat berharap bahwa Pemilu pun yang sekarang ini tidak ada lagi kecurangan. Jadi, kalian wartawan-wartawan, saya juga minta ikut mengawasi, siapapun,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya