Berita

Atraksi Barongsai pada perayaan Imlek 2023 lalu/RMOLAceh

Nusantara

Berlangsung Khidmat, Perayaan Imlek 2024 di Banda Aceh Tanpa Barongsai

MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 | 01:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perayaan Imlek 2575 Kongzili di Banda Aceh tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tak ada atraksi Barongsai yang bisa memeriahkan perayaan Imlek. Keputusan ini diambil oleh warga Tionghoa demi menjaga netralitas dan mencegah upaya politisasi menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

"Kita menghargai dan mendukung pemilu dengan aman, agar tidak ada yang mengambil kesempatan. Saat main Barongsai itu ramai, kita menghindari ada yang berbuat tidak baik," terang Ketua Yayasan Vihara Dharma Bhakti, Yuswar, di Banda Aceh, Sabtu (10/2).

Yuswar menjelaskan, perayaan Imlek kali ini lebih difokuskan pada kegiatan sembahyang dan bersyukur, tanpa hura-hura. Ia berharap, menjelang Pemilu seluruh masyarakat mendapatkan kedamaian.


"Masyarakat juga dapat memilih pemimpin yang amanah dan mampu memimpin rakyat dengan baik," ujar Yuswar, dikutip Kantor Berita RMOLAceh.

Meskipun tanpa atraksi Barongsai, perayaan Imlek di Banda Aceh tetap berlangsung khidmat dan penuh sukacita. Warga Tionghoa berkumpul di Vihara Dharma Bhakti untuk memanjatkan doa dan harapan di tahun yang baru.

Barongsai sendiri merupakan salah satu atraksi penting dalam perayaan tahun baru Imlek. Biasanya, Barongsai ditampilkan di depan toko hingga rumah warga dan dipercaya sebagai pembawa rezeki.

Saat perayaan Imlek, Barongsai diundang langsung oleh warga Tionghoa untuk melakukan atraksi dan diyakini dapat memberikan berkah pada setiap pergantian tahun baru China.

Masyarakat Tionghoa menganggap barongsai sebagai makhluk suci yang dapat menjaga kesejahteraan hidup, menjamin keselamatan, dan memberi kebahagiaan.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya