Berita

Kampanye Akbar Prabowo-Gibran di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta/RMOL

Politik

KAMPANYE AKBAR

Tak Kuasa Dibanjiri Pendukung, Kampanye Prabowo-Gibran Dimulai Lebih Cepat

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 14:09 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kampanye akbar Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bertajuk 'Pesta Rakyat Untuk Indonesia Maju' yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu siang (10/2) lebih cepat dari jadwal.

Seharusnya, jadwal kampanye akbar Prabowo-Gibran dimulai pukul 15.00 WIB. Namun karena alasan pendukung yang sudah membludak di lokasi, maka jadwal kampanye dimajukan lebih cepat.

"Mereka datang lebih early dan sudah mulai masuk dari pagi. Tadinya kami belum akan membuka, tapi karena melihat massa sudah banyak maka dibuka," kata Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rosan Perkasa Roeslani.


Melihat antusiasme pendukung yang sudah tidak terbendung lagi, maka jadwal kampanye akbar dimajukan menjadi pukul 12.30 WIB.

"Saya dilaporkan pada pukul 11.00 WIB (sudah membludak), berarti 3 jam sebelum acara dimulai itu sudah penuh, baik yang di tribun maupun yang di festival,” lanjutnya.

Di sisi lain, Ketua TKN Prabowo-Gibran ini pun menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jakarta karena keramaian di GBK mengganggu aktivitas masyarakat sekitar.

Terlebih Kampanye Akbar bertepatan dengan Tahun Baru Imlek.

"Saya juga hari ini menyampaikan permohonan minta maaf menyebabkan kemacetan untuk warga Jakarta," kata Rosan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya