Berita

Suasana pintu masuk khusus penyandang disabilitas di Jakarta International Stadium/RMOL

Politik

KAMPANYE AKBAR

Pendukung Amin di JIS Meluber, Pintu Khusus Disabilitas Buka-Tutup

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 07:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Meski sudah dinyatakan ditutup karena kapasitas sudah melampaui, pendukung Amin (Anies-Muhaimin) yang masih menumpuk di bagian Barat Jakarta International Stadium (JIS) tetap berusaha masuk.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (10/2), seluruh pintu di JIS memang sudah ditutup sejak pukul 06.30 WIB, karena jumlah masa melebihi kapasitas.

Tapi, salah satu pintu di lantai 2, tiba-tiba dibuka, dan yang diperbolehkan masuk adalah pendukung berkebutuhan khusus (disabilitas).


Gerbang di luar pintu masuk disabilitas penuh sesak dengan ratusan simpatisan Amin yang sudah mengantri.

Awalnya pintu dibuka sedikit, untuk memberi jalan bagi pendukung yang menggunakan kursi roda. Baru dua orang masuk, massa ricuh, karena ingin masuk lebih dulu, sebelum pintu benar-benar ditutup.

Petugas dengan tegas mengatakan "Ini pintu khusus disabilitas!", sambil mempersilahkan satu persatu orang berkursi roda masuk.

Namun massa di belakang ikut berteriak dan memaksa masuk, sontak petugas bersikap lebih tegas.

Satu persatu, meski sempat ricuh, massa disabilitas akhirnya bisa masuk ke dalam JIS secara teratur. Ada juga beberapa warga non-disabilitas yang berhasil menerobos.

Salah satu warga, Khalidi, dari Kuningan, mengaku sudah berangkat ke JIS sejak Subuh, namun tidak bisa masuk.

"Padahal hanya ingin melihat bagian dalam JIS seperti apa, tetapi ternyata tidak bisa masuk, dan pintu ditutup," kata dia.

Hanya beberapa menit pintu khusus disabilitas dibuka, kemudian ditutup kembali, mengingat kapasitas penuh.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya