Berita

Solidaritas Aktivis Mahasiswa Cipayung (SAMC) mengadakan diskusi publik dengan tema "Manifesto Kebangsaan: Menjaga Api Demokrasi Tetap Menyala", di Jakarta Concert Hall, INews Tower, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Solidaritas Aktivis Mahasiswa Cipayung Kartu Kuning Kekuasaan

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 00:36 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Merawat semangat reformasi, ribuan aktivis pemuda yang tergabung dalam Solidaritas Aktivis Mahasiswa Cipayung (SAMC) mengadakan diskusi publik dengan tema "Manifesto Kebangsaan: Menjaga Api Demokrasi Tetap Menyala", di Jakarta Concert Hall, INews Tower, Jakarta Pusat.

Acara ini dilaksanakan sebagai bentuk respons keadaan politik Indonesia yang akhir-akhir ini mengarah kepada ketidaknetralan pemerintah, aparat dan penyelenggara Pemilu 2024 jelang 14 Februari 2024.

Perwakilan SAMC Zaky Nugraga mengatakan, diskusi yang diselenggarakan ini adalah kartu kuning pada kekuasaan dan kepada siapapun yang mencoba memadamkan demokrasi di Indonesia.


“Ketika nanti waktunya, kami akan turun ke jalan bersama ribuan aktivis mahasiswa yang terus kami konsolidasikan hingga hari ini. Jika demokrasi terus diberangus dan konstitusi terus dikangkangi oleh pelanggaran-pelanggaran etika, presiden harus segera dievaluasi oleh DPR RI,” Zaky dikutip Jumat (9/2).

Di akhir acara, para aktivis mahasiswa yang diwakili oleh beberapa tokoh membacakan Manifesto Kebangsaan yang berisi:
1. Kami mengingatkan kepada Presiden Republik Indonesia agar menjadi negarawan dan tidak turut serta memperkeruh suasana demokrasi yang saat ini semakin memanas;
2. Kami mengingatkan kepada ASN, TNI, dan Polri untuk menjaga netralitasnya dalam Pemilu 2024 sebagai salah satu bentuk dukungan mewujudkan Pemilu yang aman, damai, dan berkeadilan;
3. Kami mengingatkan kepada seluruh penyelenggara pemilu untuk menjaga integritas serta berpegang teguh kepada kode etik guna mewujudkan Pemilu yang berkeadilan dan berkualitas;
4. Kami menyerukan kepada seluruh mahasiswa di Indonesia untuk terus menghidupkan gerakan moral demi menjaga nyala api demokrasi yang sudah diwariskan sejak reformasi;
5.Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menggunakan hak pilihnya dengan pertimbangan yang matang pada Rabu, 14 Februari 2024 untuk menentukan arah bangsa Indonesia yang lebih baik.





Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya