Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Ganti Nama Bard ke Gemini, Google Siap Bersaing dengan ChatGPT

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 11:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Google resmi mengganti nama chatbot-nya dari Bard menjadi Gemini sekaligus meluncurkan paket berlangganan baru yang akan memberi orang akses ke model kecerdasan buatan yang paling kuat.

Google mengatakan, pengguna Gemini masih bisa memanfaatkan beberapa fitur secara gratis. Namun, untuk mendapatkan akses ke alat paling canggih Gemini, yaitu Ultra 1.0, orang harus merogoh 19,99 dolar AS (sekitar 300 ribu rupiah) dan sekaligus untuk berlangganan bulanan.

Saat ini, pengguna dapat berinteraksi dengan Gemini secara online atau melalui Google Play dan App Store dalam lebih dari 40 bahasa.


Perusahaan mengatakan ini adalah bentuk AI yang sangat canggih sehingga dapat membimbing siswa, memberikan tips pemrograman komputer kepada para insinyur, memimpikan ide untuk proyek, dan kemudian membuat konten untuk saran yang paling disukai pengguna.

"Model Ultra, yang tersedia untuk masyarakat luas, berkinerja lebih baik dengan tugas-tugas yang lebih kompleks seperti pengkodean, menulis, menafsirkan apa yang mereka baca, dan menangani berbagai tugas lain dalam hidup mereka dan penalaran logis," kata Google, seperti dikutip dari Bloomberg, Jumat (9/2).

Perubahan merek Bard juga menciptakan struktur yang lebih kohesif untuk alat AI Google, dengan menamai banyak produk dengan nama mesin yang menggerakkan produk tersebut.  

Gemini menampilkan model dengan ukuran berbeda, termasuk model yang dapat berjalan langsung di ponsel cerdas dan Ultra 1.0 baru, perbedaan yang menurut perusahaan akan membedakannya dari paketnya.

Selama demonstrasi, para eksekutif Google menunjukkan bagaimana orang dapat berinteraksi dengan Gemini menggunakan teks, ucapan, dan gambar. Misalnya, seseorang yang bannya kempes dapat memotret kecelakaan tersebut untuk meminta nasihat.

“Saya pikir ini adalah langkah pertama yang sangat penting dalam membangun asisten AI yang sesungguhnya,” kata Sissie Hsiao, wakil presiden dan manajer umum Google.

Gemini akan tersedia melalui aplikasi khusus di sistem operasi seluler Android, sedangkan untuk pengguna iPhone akan terselip di p app. Keduanya tersedia pada hari Kamis di AS dalam bahasa Inggris.  

Hsiao mengatakan Google sedang berupaya meluncurkan produk tersebut dalam lebih banyak bahasa dan negara.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya