Berita

Deklarasi dukungan Relawan Shaff Prabowo-Gibran 1930, di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/2)/Istimewa

Politik

TKN Prabowo-Gibran Minta Relawan Shaff 1930 Kawal TPS di Hari-H Pencoblosan

JUMAT, 09 FEBRUARI 2024 | 03:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Hari-H pencoblosan Pemilu Serentak 2024 yang jatuh pada 14 Februari 2024, diharapkan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dapat dikawal Relawan Shaff Prabowo-Gibran 1930.

"Kami berharap teman-teman di Shaff Prabowo-Gibran 1930 sepakat untuk menyampaikan visi misi kepada keluarga dan komunitas mereka berada. Mari kita kawal TPS sampai penghitungan suara selesai," ujar Wakil Komandan Alpha TKN Prabowo-Gibran, Fritz Edward Siregar, usai menerima deklarasi dukungan Relawan Shaff Prabowo-Gibran 1930, di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (8/2).

Mantan Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI itu menjelaskan, pengawalan relawan di TPS sangat penting untuk memastikan suara Prabowo-Gibran tidak ada yang dicurangi. Sehingga bisa mencapai target kemenangan.


"Ini untuk memastikan Prabowo-Gibran menang dalam pemilu sekali putaran," sambungnya menegaskan.

Fritz juga menyampaikan apresiasinya kepada Relawan Shaff Prabowo-Gibran 1930 yang telah memutuskan mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 2 tersebut.

Sementara itu, Ketua Relawan Shaff Prabowo-Gibran 1930, Aminullah Siagian, mengungkapkan alasannya mendukung Prabowo-Gibran. Yaitu, karena Prabowo-Gibran mengusung visi, misi, dan program kerja yang bermuara kepada kesejahteraan rakyat.

"Kami mendukung kepemimpinan nasional yang bisa membawa NKRI menjadi negeri yang gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo. Karena itu kami mendukung Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029," jelasnya.

"Kami menilai Prabowo-Gibran bisa menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi bangsa ini. Karena itu kami siap mengawal kemenangan Prabowo-Gibran dalam pemilu sekali putaran," demikian Aminullah.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya