Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

ByteDance Alihkan Fokus ke AI, Kepemimpinan Douyin Berubah

KAMIS, 08 FEBRUARI 2024 | 11:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepala Douyin, aplikasi kembaran TikTok di China, mengundurkan diri dari jabatannya. Ia akan mengganti perannya dengan mengambil tugas lain di perusahaan induk ByteDance Ltd.

Juru bicara ByteDance mengonfirmasi pada Rabu (7/2).

"Kelly Zhang melepaskan jabatan CEO Douyin Group," kata juru bicara ByteDance, seperti dikutip dari Bloomberg, Kamis (8/2).


ByteDance tidak akan menunjuk penggantinya dan Zhang akan mengalihkan fokusnya ke aplikasi pengeditan video CapCut, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, yang menolak disebutkan namanya karena rencana tersebut bersifat pribadi.

Kelly Zhang mengambil peran sebagai CEO pada tahun 2020 dan berbagi tanggung jawab dengan Ketua ByteDance China Zhang Lidong. Kelly Zhang menjadi salah satu dari sedikit pemimpin wanita terkemuka di industri teknologi Tiongkok

Menurut seorang sumber, ByteDance tidak akan menunjuk pengganti Kelly Zhang dan dia akan mengalihkan fokusnya ke aplikasi pengeditan video CapCut.

Pengunduran diri Kelly Zhang datang hanya beberapa pekan setelah Chief Executive Officer Liang Rubo mengatakan perusahaan perlu menghindari rasa puas diri dan mengejar ketertinggalan dalam perlombaan AI.

Liang mengatakan dirinya melihat beberapa masalah organisasi yang perlu diatasi dan menyesalkan ByteDance yang tertinggal dalam perlombaan kecerdasan buatan yang dimulai oleh ChatGPT OpenAI.

“Teknologi AI akan sangat mengganggu pembuatan konten dan bahkan menghasilkan alat kreatif baru. Kami berharap untuk secara aktif mengeksplorasi, memahami sepenuhnya, dan memanfaatkan peluang yang ada,” tulis Liang dalam memo kepada staf yang mengumumkan langkah Kelly Zhang.

Kelly Zhang bergabung dengan ByteDance pada tahun 2014 dan merupakan salah satu dari sedikit perempuan terkemuka yang menduduki jabatan kepemimpinan di antara perusahaan teknologi terbesar di China.  

Dalam posisinya, dia mengawasi produk dan operasi ByteDance di dalam negeri, termasuk Douyin dan agregator berita Toutiao. Di luar China, bisnis TikTok dipimpin oleh Shou Chew dari Singapura, yang merupakan salah satu CEO media sosial yang dikecam oleh senator AS minggu lalu.

Keluarnya Kelly Zhang meninggalkan ketidakpastian di puncak platform yang dia bantu bangun menjadi kekuatan e-commerce dan konten.  

Douyin awalnya merupakan gudang video pendek. Namun, dengan cepat berkembang menjadi pemimpin belanja online dan media sosial, menciptakan template untuk Toko TikTok ByteDance di luar negeri.  

Layanan ini kini menantang WeChat milik Tencent dalam hal periklanan, memaksa perusahaan besar tersebut untuk kembali fokus pada inisiatif videonya sendiri, dan mengikis pangsa pasar Alibaba dalam belanja online.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya