Berita

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas/Ist

Politik

Putri Pendiri NU Minta Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran

SENIN, 05 FEBRUARI 2024 | 10:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo-Gibran terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, tak terkecuali ulama dan pondok pesantren.

Terbaru, dukungan diberikan ulama dan santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Bahkan Ketua Yayasan Ponpes Bahrul Ulum, KH Wafiyul Ahdi berharap Pilpres 2024 berlangsung satu putaran dengan kemenangan Prabowo-Gibran.

"Kita berusaha ndang (cepat) segera selesai (Pilpres) biar gak ruwet-ruwet. Tanggal 14 Februari 2024 selesai dan enggak ada putaran kedua lagi," kata KH Wafiyul Ahdi dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/2).


KH Wafiyul pun mengajak para santri yang sudah masuk daftar pemilih pemula untuk datang ke TPS dan mencoblos Prabowo-Gibran. Hal itu sebagaimana amanat putri salah satu pendiri NU KH Abdul Wahab Hasbullah, Nyai Machfudhoh Aly Ubaid.

"Kami mengikuti pilihannya Bu Nyai Mahfudhoh. Apa pun yang beliau pilih, biasanya selalu menang. Kami ikut apa dawuhnya beliau," ujarnya.

Sementara itu, Nyai Machfudhoh yang juga Majelis Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas menyatakan, tidak ada alasan untuk tidak memilih Prabowo-Gibran. Nyai Machfudhoh mengaku sudah mengenal Prabowo cukup lama.

Nyai Machfudhoh menambahkan, alasan lain mendukung Prabowo lantaran perhatiannya terhadap dunia pesantren. Bahkan, Prabowo-Gibran telah menjanjikan anggaran bantuan untuk pesantren-pesantren di Indonesia.

"Ketika saya disentuh NU, apa pun akan saya lakukan. Walaupun usia saya sudah 80 tahun, tapi semangatnya enggak mau kalah dengan anak-anak," ucap Nyai Machfudhoh.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya