Berita

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu (3/2)/RMOL

Politik

Pendukung Kerap Diintimidasi, Ganjar: Kita Tak Mau Rakyat Diperlakukan Seperti Ayam!

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 00:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo merasa geram dengan banyaknya laporan para pendukungnya yang mengalami intimidasi menjelang Pilpres 2024.

Atas dasar itu, Ganjar berkomitmen untuk tidak tinggal diam ketika ada rakyat yang mengalami intimidasi.

“Apa yang saudara akan lakukan ketika ditindas? Apa? Apa? Apa?” tanya Ganjar dalam pidatonya dalam kampanye akbar Ganjar Pranowo-Mahfud bertajuk “Konser Salam Metal” di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu (3/2).


“Lawaaan,” sahut puluhan ribu pendukung yang memenuhi SUGBK.

“Lawan lah dengan benar, lawanlah dengan konstitusional, wujudkan itu di tanggal 14 Februari nanti rakyat menentukan sikap. Sudah siap memilih siapa? Nomor berapa?” tanya Ganjar.

“Tigaaa,” sahut massa.

Ganjar lantas kembali menegaskan kekecewaannya atas berbagai intimidasi yang menimpa para pendukungnya. Dia menganalogikan kondisi saat ini rakyat seperti hewan ayam yang kerap diperlakukan tidak sebagaimana mestinya.

“Bapak ibu, kita tidak mau rakyat diperlakukan seperti ayam, disiksa dicabut bulunya, kemudian pada saatnya dia diundang, dikunci perutnya dengan gula-gula. Rakyat bukan ayam, rakyat bisa menentukan sendiri nasibnya,” tegas mantan Gubernur Jawa Tengah ini.

“Maka keberanian ini perlu kita dorong terus menerus, keberanian ini perlu kita angkat dan itulah peran bapak ibu semuanya,” tandas Ganjar.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya