Berita

Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Janji KTP Sakti jadi Solusi Permasalahan Pengemudi Perahu Ketek

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 16:33 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bantuan sosial pemerintah yang masih belum tepat sasaran, menjadi keluhan yang banyak didengar Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo saat mengunjungi Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan.

Ganjar mendapatkan keluhan dari pengemudi perahu ketek yang ada di bawah Jembatan Ampera. Salah satu pengemudi perahu ketek bernama Pendi, mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan yang diberikan dari pemerintah.

"Bila ketek kami rusak sulit untuk membenarkannya. Kami butuh bantuan karena belum pernah dapat dan enggak banyak pendapatannya," ungkap Pendi kepada Ganjar dikutip Sabtu (3/2).


Diceritakan Pendi, pendapatan para pengemudi perahu ketek hanya sebesar Rp125 ribu per hari. Sementara, harga solar untuk bahan bakar perahu tersebut sebesar Rp30 ribu belum ditambah biaya perawatan.

Karena itulah, Pendi bersama teman-temannya meminta kepada Ganjar agar dapat memberikan solusi nantinya. Semisalnya menghadirkan kredit dengan skema bunga ringan bagi pengemudi perahu ketek.

Mendapatkan keluhan tersebut, Ganjar mengatakan program KTP Sakti yang dia gagas, bisa menyelesaikan persoalan perawatan perahu ketek.

Kata Ganjar yang maju Pilpres 2024 bersama Mahfud DM, dia tidak ingin para pengemudi perahu ketek kesulitan karena tidak pernah mendapatkan sehingga tidak bisa merawat perahu sebagai alat mereka mencari nafkah.

Nantinya, kata Ganjar lagi, lewat KTP Sakti itu para pengemudi perahu ketek bisa mendapatkan bantuan dengan skim yang ringan.

"Maka pada tingkat itu mereka membutuhkan kredit salurannya akan lebih tepat, skimnya juga bisa diberikan dengan baik, sehingga kita bisa memberikan bantuan kepada mereka," pungkasnya.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya