Berita

Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo bersama petani pembibitan CV Wahyu Tani Putra/Ist

Politik

Ganjar Ingin Sentra Bibit Hortikultura di Purworejo Berkembang di Daerah Lain

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 21:22 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Usai kampanye di Sulawesi Utara, Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo langsung bertolak ke Desa Bedono Karangduwur, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis malam (1/2/24).

Di kawasan ini sentra penyediaan bibit tanaman hortikultura siap tanam, Ganjar menyapa petani pembibitan CV Wahyu Tani Putra.

Datang mengenakan kemeja kelir hitam bergambar simbol tiga jari, Ganjar disambut antusias warga yang telah menunggunya.


Ganjar pun memberikan apresiasi pada eksistensi sentra pembibitan yang diinisiasi atas kesadaran warga. Keuletan warga, katanya, di samping menciptakan peluang ekonomi baru, terbukanya lapangan pekerjaan, juga secara impulsif mendorong terwujudnya ketahanan pangan nasional.

"Tadi saya lihat jeruk, ada belimbing, ada alpukat, ini produksinya kurang lebih 10 ribu (bibit) dalam satu minggu berarti 40 ribu (bibit) kurang lebih dalam satu bulan," ujar Ganjar.

Pemerataan sentra pembibitan sejenis itu, lanjut Ganjar, juga perlu dilakukan eskalasi pada berbagai wilayah di Indonesia.

Tentu hal ini mesti perlu adanya intervensi peran dari pemerintah, perguruan tinggi, maupun lembaga terkait untuk mendukung pertumbuhan sentra bibit unggul tanaman hortikultura.

"Maka kalau kita berbicara banyak bibit-bibit yang dibutuhkan lebih banyak dari bawah, dari desa, dari lokal ternyata ada, tinggal perhatian kita dari pemerintah untuk bisa mengembangkan mereka," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya