Berita

Calon Presiden Nomor Urut 1 Anies Baswedan/Net

Politik

Soal Izin JIS, Anies: Apa Ada yang Niat Menghambat?

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 17:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perizinan kerap menjadi penghambat Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan, saat akan menggelar kampanye Pilpres 2024. Tak heran muncul kabar proses izin penggunaan Jakarta Internasional Stadium (JIS) sebagai lokasi kampanye akbar pada 10 Februari mendatang belum sepenuhnya tuntas.

Beredar kabar, izin penggunaan JIS baru sekadar lisan dan belum dikeluarkan surat secara resmi. Padahal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sudah mengumumkan JIS akan menjadi lokasi kampanye akbar pasangan Anies-Muhaimin (Amin).

Menanggapi hal ini, jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu bertanya-tanya apakah ada niatan dari pihak tertentu untuk menghambat jalannya pesta demokrasi.


"Pertanyaannya, apakah ada yang berniat untuk menghambat kegiatan konstitusional? Apakah ada niat untuk menghambat kegiatan berdemokrasi?" kata Anies saat berkampanye di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (1/2).

Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan, kegiatan kampanye berbeda dengan acara konser musik.

"Rakyat sedunia akan menonton, salah satu negara demokrasi terbesar, apakah cacat? Apakah wajar? Apakah bermasalah? Nanti itu akan dinilai publik di luar, nanti itu rakyat yang menilai," tegas Anies.

Sebelumnya, pengalaman tidak mengenakan juga dialami para pendukung Amin yang mengalami pembatalan pemesanan bus secara mendadak untuk menghadiri kampanye akbar di JIS.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya