Berita

Ilustrasi Salam 4 Jari/Repro

Politik

Gerakan Salam 4 Jari Upaya Cegah 02 Menang Satu Putaran

RABU, 31 JANUARI 2024 | 13:22 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mendekati hari pencoblosan Pemilu 2024 pada 14 Februari nanti, kemunculan gerakan Salam 4 Jari yang diinisiasi Presidium Nasional Partai Hijau Indonesia, John Muhammad, cukup menyedot perhatian publik.

Seperti dijelaskan John Muhammad, gerakan ini merupakan ekspresi untuk tidak memilih pasangan Capres-cawapres selain Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, di Pilpres 2024.

"Ini sebenarnya akumulasi dari proses pencalonan 02 yang kita anggap melanggar banyak aturan, terutama etika," kata John Muhammad saat menjadi narasumber di Kanal YouTube Satu Visi Utama, seperti dikutip redaksi, Rabu (31/1).


John melihat, mendekati hari pencoblosan semakin besar potensi untuk memaksakan kemenangan satu putaran bagi paslon nomor urut 2.

Terlebih Presiden Joko Widodo sudah menyatakan pemimpin negara boleh berkampanye dan memihak asal tidak menggunakan fasilitas negara.

"Jadi sikap Jokowi jelas-jelas buat kita merasa pemilu ini sudah tidak imbang lagi dan tidak fair," tegasnya.

Gerakan Salam 4 Jari ini mengajak masyarakat memilih antara paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, atau paslon nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dalam Pilpres 2024

"Kita menghormati pilihan golput, tapi hari ini 02 benar-benar harus dilawan. Jadi kami menyarankan orang-orang untuk tidak golput," pungkas John Muhammad.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya